9/18/2013

Sepasang "RED SHOES"

Kalian selalu bersamaku dalam suka maupun duka. Selalu bersama saat basah dengan airmata ataupun kering dengan canda tawa.
Kalian tak terpisahkan.....
Pada dasarnya Tuhan menciptakan telah berpasang-pasangan, lelaki dengan perempuan, kanan dengan kiri, semua berpasangan. Namun untuk yang belum berpasangan dimohon....Sabar` karena semua akan berpasangan pada waktunya.

Jangan tanya siapa mereka ! Darimana mereka? Jangan tanyakan itu !
Sabar...aku akan menceritakannya padamu.
Aku mendpatkan mereka dengan merelakan sebaian uang saku bajuku, mereka aku dapatkan di sebuah toko sepatu pinggir jalan, tidak di sebuah gedung perbelanjaan atau toko ternama di jagad raya ini.
Aku mendapatkan mereka sepasang tidak hanya satu namun sepasang, lebih dari satu dan itu dua.
Aku tidak mengajarkan kalian untuk mendua tetapi kalau kalian hanya memiliki satu tidak ada gunanya, maka dari itu kalian harus memiliki dua. Mereka saling melengkapi satu sama lain. Kisah mereka seperti dongeng putri tidur yang terbangun karena kecupan pangeran. 
Tubuhmu memang merah menawan, entah karena kecupan atau memang warna tubuhmu yang memerah buta tetapi tunggu...Aku masih melihat bekas itu di sekitar lehermu, bekas luka yang menyakiti tubuhmu, maafkan...Aku telah membuatmu tersangkut sebuah kawat.

"Ah...kalian terus membuatku cemburu."
"Tolong...hentikan kemesraan kalian dari wajahku"
Aku tak sanggup melihat mereka berkencan di setiap hariku. Mereka selalu bersama. 
Mereka selalu bemesraan dalam gelap. tidak gelap-gelapan hanya gelap karena aku lebih suka terang-terangan. 
Lampu di kamarku tidak padam namun kolong mejaku begitu gelap untuk kalian bemesraan. Maafkan aku jika aku mengintip kemesraan kalian !

Kalian sepasang, terbuat bukan untuk berpisah, terlahir untuk saling melengkapi, tercipta untuk menjadi sahabat atau bahkan lebih dari sahabat yang membuat kalian merah...Kalian sepasang "Red Shoes" yang memerah buta....

Add caption



Tidak ada komentar:

Posting Komentar