9/18/2013

Kepada Pagi

Kepadamu Pagi

Cahaya mulai menderap
Meniti terang di antara gelap
Sinar itu tidak tertidur bahkan ketika tubuh ini terlelap
Kemilau itu terus bergerak walapun hanya sekadar merayap

Hembusan angin kian mendesah,
kian terasa ketika basah
Terlihat resah dan sangat gelisah ketika susah
Kepada siapa aku harus berkeluh kesah?

Sudahlah hening...bising membuat pusing
Tubuh ini masih meringkuk dan tak ingin berpaling
Biarkan tubuh ini menikmati hening dalam kening
Pagiku bukan pencuri yang harus diteriaki “maling”

Ucapkan “selamat pagi” ketika daun basah mulai bernyanyi
Tubuh ini merindukan bunyi
Merindukan aroma tubuh pagi yang sunyi
Tubuh pagi yang suci, bersih bagaikan bayi
Karena Aku tanpa henti akan selalu mencintaimu pagi...



Add caption

Tidak ada komentar:

Posting Komentar